“Sebagai konsekuensi, variabel cawapres menjadi sangat penting dalam mendongkrak perolehan suara”, tandasnya.
Diketahui, Poltracking Indonesia menyelenggarakan survei nasional pada Februari, Maret, dan April 2022 dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling.
Pengambilan data terbaru pada April dilakukan pada tanggal 9-15 April 2023. Jumlah sampel dalam tiap survei ini adalah 1220 responden dengan margin of error +/- 2.9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Metode sampling ini meningkatkan representasi seluruh populasi pemilih secara lebih akurat.
Sementara pengumpulan data dilakukan oleh pewawancara terlatih melalui wawancara tatap muka dengan kuesioner terhadap responden yang telah terpilih secara acak.
***
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.