Tak hanya itu, RA juga mengingatkan oknum PPK tersebut agar tidak lupa. Meski begitu, pesan yang disampaikan dalam percakapan itu belum diketahui maksudnya. Namun diduga kuat mengarah pada konspirasi pengamanan salah satu caleg Maluku Utara dapil Halmahera Selatan.

“Siap Yunda. Sementara masih di Labuha foto kopi, mati lampu”, oknum PPK kembali membalas pesan yang diisyaratkan RA.

Diakhir pesan, oknum yang diduga komisioner KPU Halmahera Selatan itu kembali mengirim pesan dengan melampirkan foto dua orang yang sedang berada dalam ruangan. Salah satunya diduga oknum Bawaslu Halmahera Selatan.

Sementara oknum RA saat dikonfirmasi mimbartimurcom, Jumat (01/02) meminta bukti percakapan melalui pesan WhatsApp yang menarasikan dirinya melakukan dugaan konsiprasi pengamanan suara salah satu caleg provinsi.

“Yang mana yah, maaf boleh teruskan WhatsApp nya ke saya. Kok ada yah sama seperti PPS Tomori yang katanya ada percakapan saya juga”, kata RA yang diketahui salah satu anggota komisioner KPU Halmahera Selatan.

Lebih lanjut, saat dimintai keterangan lebih lanjut terkait kebenaran percakapan yang duduga ia dan oknum PPK Botanglomang tidak memberikan jawaban hingga berita ini dipublikasi.

***

-- --
Nuki
Editor
Mimbar Timur
Publikasi