Mimbartimur.com – Calon wakil predisen () nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka belakangan menjadi sorotan publik usai salah menyebut menjadi untuk . Pernyataan tersebut viral dan menjadi tranding topic di berbagai media sosial.

Dalam video yang beredar, Gibran diduga salah menyebut asam folat menjadi asam sulfat saat memberikan materi pada acara diskusi ekonomi kreatif. Penyebutan asam sulfat untuk ibu hamil itu pun disampaikan dalam dua acara yang berbeda.

“Maksudnya mas Gibran ya jelas asam folat bukan asam sulfa. Ya ngga mungkin beliau nggak tau gampang banget itu. Dua kemungkinan salah ucap karena beliau lelah, atau mau bercandain biar rame”, tulis akun X @imanlagi dalam keterangan unggahannya dikutip mimbartimurcom, Kamis (07/12/23).

Pada unggahan lain dengan akun X @BosPurwa menunjukan kesalah yang sama juga disampaikan saat Gibran menghadiri sebuah acara di Pondok Pesantren Asshidiqiyah dua Tangerang pada Senin (4/12/23) lalu.

Kedua video tersebut menjadi pembanding netizen dengan menyebut Cawapres nomor urut 2 itu tidak paham dengan asam sulfat yang disampaikan di dua acara yang terpisah.

“Tidak apa-apa, nanti bisa dirubah. Kebutulan pamannya orang IUPAC, jadi bisa diganti asam sulfat itu semacam asam folat”, tulis pemilik akun X @udinulalaa dalam unggahan @imanlagi. *kutipan ditulis sesuai ejaan berlaku.

“Kalau sekali, mungkin keselip lidah. Lah ini di dua kesempatan yang berbeda. Ya mungkin mas Gibran lagi gibranin sama times nya”, kata @cahdolana.

-- --

“Kalau satu kali, wajar tapi kalau dua kali emang jawaban dia template dan isi otaknya emang asaam sulfat bukan folat. Tidak masalah kalau dia bukan Cawapres ngasih tahu begitu. Nah, dia kan Cawapres yah, jadi fatal lah kalau bilang begitu sampai dua kali”, tulis @fikdest16.

“Gibran yang salahh, timnya yang capke pembenaran. Sekelas Cawapres bercandanya kaya gini, yakin?. Harusnya kalau bercanda, setela itu benarin, atau minimal ngomong ‘saya bercanda'. Gimana kalau ornag benar-benar percaya , kan repot”, ujar @mz_mien.

Redaksi MimbarTimur
Editor
Mimbar Timur
Publikasi