Mimbartimur.com –  diturukan pada suatu malam setelah hijrah. Mneurut riwayat, ketika ayat Kursyi diturunkan diserati dengan beribu-ribu malaikat sebagai pengantarnya, karena kebesaran dan kemualiannya.

Syaitan dan iblis menjadi gempar karena adanya suatu alamat yang menjadi penting dalam perjuangannya. Rasulullah s.a.w segera memerintahkan kepada penulis Al-Qur'an, yaitu Zaid bin Tsabit agar segera menulisnya dan  menyebarkannya.

Ada terdapat sembilan puluh lima buah hadist yang menjelaskan fadlilah ayat Kursyi. Sebabnya disbeut ayat ini dengan ayat Kursyi, karena didalamnya terdapat perkataan Kursi, artinya tempat duduk yang megah lagi yang mampeunyai martabat.

Dan bukan yang dimaksud dengan kursi ini tempat duduk Allah, tetapi kursi itu adalah syiar atas kebesaran Allah. Allah jadikan kursi meliputi tujuh lapis langit dan bumi, kebesaran tujuh lapis langit dan bumi jika dibandingkan dengan kebesaran kursi adalaah seumpama serumpun ditengah padang pasir yang luas.

Disamping kiri dan kanan kursi yang megah itu dijadikan pula beribu-ribu kursi yang kecil untuk menambah keindahan dan kemegahannya duduk pada tiap-tiap kursi itu malaikat yang membaca ayat Kursyi dan malaikat yang menulis pahala orang yang membaca ayat Kursyi itu.

Berapa Khasiat Ayat Kursyi?

Imam Ghazali menerangkan dalm kitabnya, Khawasul Qur'an : bahwa ibnu Kutaibah meriwayatkan suatu peristiwa yang terjadi dinegeri Basrah, yaitu salah seorang pedagang kurma bernama Ka'ab telah pergi ke negeri Basrah membawa barang dagangannya, untuk dijual di pasar Basrah.

-- --

Setelah Ka'ab sampai disana, ia mencari tempat penginapan, tetapi semuannya telah penuh diisi oleh pedagang-pedagang yang telah datang terlebih dahulu. Kemudian Ka'ab melihat sebuah rumah kosong, dindingnya terdaapat banyak sarang laba-lab.

Kelihatannya rumah itu telah lama tidak didiami oranng. Ka'ab datang kepada yang mempunyai rumah, ia ingin menyewa tempat selama kurang lebih satu minggu. Kata yang mempunyai rumah, rumah itu aneh sekali, selalu menajdi buah bicara masyarakat ramai.