Mimbartimur.com – Pemerintah Kota Ternate melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus memperkuat koordinasi dalam meningkatkan Instrumen Landing System (ILS) Bandar Udara Sultan Babullah Ternate.
Komitmen tersebut dilakukan melalui rapat pembahasan fasilitas LIS bersama jajaran Pemerintah Provinsi Malauku Utara, intsnasi vertikal, pengelola bandara, serta perwakilan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) penyedia daya listrik.
Kepala Dishub Kota Ternate, Faisal Badaruddin menyampaikan pertemuan yang dihadirinya merupakan bagian tindak lanjut dari surat Direktur Utama Perum LPPNPI (AirNav Indonesia) tertanggal 28 Oktober 2026.
“Pemasangan ILS pada prinsipnya memungkinkan, namun masih memerlukan pemenuhan sejumlah persyaratan teknis dan operasional, khususnya terkait kesiapan lahan, peningkatan fasilitas penerangan bandara, dan keandalan pasokan listrik,” ujar Faisal kepada mimbartimurcom, Senin (02/11).
Faisal menjelaskan langkah yang diambil juga diputuskan berdasarkan hasil kajian teknis serta hasil survei lapangan yang dilakukan sebelumnya.
“pembahasan mencakup kesiapan lahan untuk antena localizer dan glide path, peningkatan penerangan bandara seperti ALS, AFL, dan PAPI, hingga kepastian pasokan listrik utama serta cadangan,” jelasnya.
Lebih lanjut, kata Faisal, pembahasan juga menekankan pembagian tugas , skema pendanaan tiap instansi, penyusunan tahapan pelaksanaan, target waktu, dan koordinasi lanjutan bersama Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia.
“Kita diminta menyiapkan data, informasi teknis, estimasi kebutuhan anggaran serta usulan langkah penyelesaian sesuai tugas dan kewenangan,” pungkasnya.
Perlu diketahui, rapat koordinasi tersebut dilaksanakan di Lounge VIP Pemda Bandar Udara Sultan Babullah Ternate dengan kehadiran berbagai pihak. ***
