Perlu diketahui, korban menjalani perawatan intensif di setelah mengalami pendarahan hebat di telinga, hidung, dan mulut. Korban dilarikan ke rumah sakit sekitar pukul 23.00 WIT dalam kondisi tak sadarkan diri.

Korban dinyatakan meninggal dunia akibat mengalami pendarahan hebat pada bagian otak belakang yang diduga terbentuk keras di jalan aspal. Sementara terduga pelaku langsung ditahan di Kodim 1510/Sula untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kini Pratun Sunardi ditahan di ruang tahanan Detasemen Polisi Militer (Denpom) Ternate untuk melanjutkan proses hukum. Ia digiring ke Ternate menggunakan KM Uki Raya dikawal sejumlah anggota Polisi Militer (POM) dan tiba di Pelabuhan Ahmad Yani pada Selasa (24/03).

Situasi sempat memanas setelah Pratu Sunardi digiring Anggota POM turun dari kapal menujul mobil penjemputan. Keluarga sontak mengamuk akibat tak terima anggota keluarganya meninggal dunia akibat perbuatan terduga pelaku.

Sementara Komendan Batalyon Infanteri (Danyon) Maluku, Letkol Inf M. Aminulah dan Denpom Ternate masih dalam upaya konfirmasi hingga pemberitaan ini dipublikasi. ***