Mimbartimur.com – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan terus berkomitmen memperkuat sektor ekonomi daerah melalui penyediaan infrastruktur perdagangan yang representatif. Langkah strategis ini ditandai dengan peresmian Pasar Modern Babang di Desa Babang, Kecamatan Bacan Timur, oleh , , didampingi Wakil Bupati Helmi Umar Muhcsin pada Rabu (6/5) sore.

Kehadiran pasar modern ini diharapkan menjadi stimulus baru bagi roda perekonomian wilayah Bacan Timur dan sekitarnya. Peresmian tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Abdillah Kamarullah, Ketua DPRD Halmahera Selatan, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur pemerintah kecamatan dan desa, serta ratusan pedagang setempat.

menegaskan bahwa pembangunan Pasar Modern Babang merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan fasilitas publik yang layak, higienis, dan tertata rapi. Ia menekankan bahwa kenyamanan para pelaku usaha kecil merupakan prioritas utama dalam pembangunan infrastruktur ekonomi.

“Pasar ini yang sebelumnya bersifat semi permanen, kini telah bertransformasi menjadi kawasan perdagangan yang jauh lebih tertata dan representatif. Kami berharap revitalisasi ini mampu meningkatkan daya saing ekonomi lokal, sekaligus menaikkan kelas pelaku UMKM di Bacan Timur,” ujar Bassam dikutip mimbartimurcom.

Lebih lanjut, Bassam menyoroti posisi geografis Desa Babang yang sangat strategis sebagai salah satu pintu gerbang jalur logistik dan transportasi laut di Halmahera Selatan. Menurutnya, integrasi yang kuat antara aktivitas perdagangan pasar dan konektivitas transportasi laut akan memberikan efek domino yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Perindagkop) Halmahera Selatan, Ani Radjilun, dalam laporan teknisnya merinci bahwa Pasar Modern Babang kini telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas zonasi yang memadai. Saat ini, fasilitas yang tersedia meliputi enam unit area kuliner, 16 kios pakaian, serta 10 lapak sembako yang sebagian besar sudah mulai beroperasi melayani masyarakat.

“Kawasan pasar ini juga telah didukung oleh infrastruktur pelengkap seperti area parkir yang luas, fasilitas sanitasi (toilet), kantor Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), hingga pos penjagaan. Kehadiran fasilitas tersebut dirancang untuk menciptakan ekosistem pasar yang tertib, aman, dan nyaman, baik bagi para pedagang maupun pengunjung,” ungkapnya.

***