Mimbartimur.com – , menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat. Komitmen ini menjadi fokus utama pemerintah daerah, terutama dalam menyasar penduduk yang berada di wilayah kepulauan dan kawasan terpencil.

“Investasi yang berkembang pesat saat ini juga harus mampu membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi tenaga kerja lokal. Pertumbuhan ini wajib berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sektor riil,” ujar Bassam seperti dikutip mimbartimurcom.

Pernyataan tersebut disampaikan saat membacakan Jawaban Pemerintah Daerah atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Agenda penting ini berlangsung dalam Sidang Paripurna DPRD Halmahera Selatan di Labuha, Jumat (19/6).

mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Halmahera Selatan pada tahun 2025 berhasil mencapai angka fantastis, yakni 37,33 persen. Kendati demikian, ia secara terbuka mengakui bahwa lompatan ekonomi tersebut belum sepenuhnya dirasakan secara merata oleh masyarakat luas.

“Konsep pembangunan yang berkeadilan menjadi komitmen pemerintah daerah. Langkah ini diambil agar realisasi pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak sekadar menjadi deretan angka di atas kertas, melainkan berdampak langsung pada kualitas hidup warga,” ungkapnya

Melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah () 2025-2029, kata Bassam, Pemkab Halmahera Selatan kini mengalihkan fokus pada pemerataan pembangunan. Strategi yang diusung meliputi pengembangan zonasi kawasan agromaritim, penguatan sektor pertanian dan perikanan, serta peningkatan konektivitas antarwilayah.

Lebih lanjut, Pemerintah daerah berjanji akan memperluas akses layanan dasar dan memperkuat infrastruktur di wilayah pesisir guna mengikis kesenjangan antarwilayah. Integrasi sektor industri modern dengan potensi lokal dinilai menjadi kunci utama untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang berkelanjutan.

“Kami berkomitmen penuh untuk memastikan bahwa manfaat pembangunan tidak hanya terpusat pada kawasan industri tertentu, tetapi benar-benar menjangkau seluruh pelosok wilayah Halmahera Selatan,” pungkasnya. ***