Mimbartimur.com – Mobil mewah milik Walikota Tidore yang tidak tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara () miliknya disikapi Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Republik Indonesia.

Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah V KPK, menyampaikan pihaknya akan melakukan penelusuran terkait dugaan kepemilikian dua aset mewah milik Muhammad Sinen yang masih menggunakan nama orang lain dan mati pajak sejak bertahun-tahun.

“Nanti kami kroscek di bagian hubungan masyarakat (Humas) KPK atau Direktur yah,” ujar Maruli usai rapat tertutup dengan Gubernur Maluku Utara di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Takoma, Kecamatan Ternate Tengah, Kamis (12/06).

Maruli menegaskan akan mendalami informasi dua mobil mewah jenis Toyota GR86 dan Mobil Jeep berwarna merah yang terendus ke publik. Upaya itu dilakukan, kata Maruli, untuk memastikan alasan orang nomor satu di Kota Tidore tersebut tak melaporkan ke . “Perlu kami cek dulu, pastikan apa permasalahnya,” tandasnya.

Sebelumnya, Walikota Tidore Muhammad Sinen telah mengakui dua mobil bermerek miliknya masih menggunakan nama orang lain dan tidak tercatat dalam miliknya per-Januari 2026 setelah terendus publik.

“Memang belum saya masukkan dalam , karena mobil itu baru lunas bulan lalu (Mei 2026). Mobil itu saya bayar lanjut (take over) dari pemilik sebelumnya. Karena belum lunas, jadi memang masih atas nama pemilik lama. Kita tidak mungkin masukkan ke kalau belum lunas, karena masih jadi harta orang lain,” ujar Muhammad Sinen saat dikonfirmasi via WhatsApp, Selasa (02/06).

Muhammad Sinen juga tak menafikan bahwa mobil bernomor polisi DB 1941 MR miliknya masih terregister di Samsat Kota Manado, Sulawesi Utara. Ia berdalih dua unit mobil yang terendus publik itu  baru lunas dan sedang melakukan perubahan dokumen untuk dilaporkan ke tahun berikut.

“Karena baru lunas bulan lalu, sekarang sedang proses balik nama. Sebagai kepala daerah, saya tahu harta saya harus didaftarkan di . Setelah semua proses administrasi selesai, pasti saya laporkan,” ungkapnya.

Perlu diketahui, informasi yang diperoleh Tim Kolaborasi, Toyota GR86 tersebut diketahui telah di take over sejak dirinya menjabat Wakil Walikola Periode 2014-2019. Sementara, Mobil Jeep berwarna merah yang kerap digunakan dalam agenda politiknya juga terlihat sejak lama dirumah pribadinya.