Mimbartimur.com –  menyampaikan menjadi peristiwa penting dalam sejarah Islam. Bassam mengingatkan seluruh masyarakat untuk lebih istiqomah dalam beribadah.

“Hari yang sangat penting ini mengingatkan kita pada sejarah perjalanan spritual yang berlangsung di malam 27 rajab”, kata Bassam saat membuka acara Tablig Akbar di , Kecamatan , Senin ( 12/02).

Menurutnya, perjalanan Isra Miraj menjadi bukti keagungan serta kekuasaan dengan memperlihat tanda-tanda kekuasaan dan kebesaran-Nya kepada Nabi Muhammad SAW saat mengalami kesulitan menghadapi orang-orang kafir yang menolak dakwahnya.

“Ada banyak hikmah dari peristiwa ini sehingga saya ajak seluruh masyarakat untuk terus tingkatkan  iman dan ketakwaan. Isra Miraj juga harus dijadikan sebagai peristiwa memperat hubungan silahturahmi”, pungkasnya.

Menurut sejarah, Isra Miraj berawal saat Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa yang disebut Baitul Maqdis. Dalam hadits yang diriwayatkan Imam Muslim, saat itu mengendarai buraq sampai di Baitul Maqdis.

Bassam menuturkan, saar Rasullah SAW tiba di Baitul Maqdis langsung memasuki Masjidil Aqsa untuk melaksanakan sholat dua rakaat. Usai mendirikan sholat dan keluar, Rasulullah didatangi Malikat Jibril membawakan segelas arak serta susu.

“Rasulullah memilih susu, lalu Jibril mengatakan ‘engkau telah memilih fitrah'. Setelah itu, Rasulullah bersama Malaikat Jibril naik ke langit pertama”, tuturnya menceritakan singkat sejarah perjalanan Isra Miraj Nabi Muhammad pada zamannya.

-- --

Lebih lanjut, Bassam mengajak seluruh masyarakat Desa Busua untuk menjadikan Isra Miraj sebagai peristiwa penting dalam sejarah Islam. Dia menekankan pentingnya istiqomah dalam melaksanakan ibadah.

“Semoga melalui acara ini mampu menumbuhkan kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW yang telah menjadi tauladan kehidupan sehari-hari. Semoga Allah senantiasa meridhoi setiap langkah-langkah menuju kebaikan masyarakat dan Pemda Halmahera Selatan”, pintahnya.

Redaksi MimbarTimur
Editor
Mimbar Timur
Publikasi