Mimbartimur.com – Perburuan ‘Mutiara dari Timur’ dan Perebuatan Hegomoni dalam kerangka Motivasi, Nafsu, dan Kejayaan . Di dalam sejarah bangsa-bangsa dii dunia dikenal dengan adanya masa penjelajahan samudra. Aktivitas penjelajahan samudra ini dalam rangka untuk menemukan dunia baru.

Aktivitas penemuan dunia baru ini tidak terlepas dari motivasi dan keinginannya untuk bertahan hidup, memenuhi kepuasan dan kejayaan dalam kehidupan di dunia. Bahkan bukan sekedar motivasi, tetapi juga muncul nafsu untuk menguasai dunia baru itu demi memperoleh keuntungan ekonomi dan kejayaan politik.

Pertanyaannya adalah daerah mana yang dimaksud dunia baru itu? Yang dimaksud dunia baru waktu itu pada mulanya wilayah atau bagian dunia yang ada di sebelah timur (timurnya ). Wilayah itu sebagai penghasil bahan-bahan yang sangat diperlukan dan digemari oleh bangsa-bangsa .

Bahan-bahan yang dimaksudkan itu adalah rempah-rempah seperti cengkih, lada, dan pala. Mengapa orang-orang sangat memerlukan rempah-rempah?. Orang-orang berusaha sekuat tenaga untuk menemukan daerah penghasil rempah-rempah.

Rempah-rempah ini menjadi komoditas perdagangan yang sangat laris di . Rempah-rempah ini sangat diperluakan untuk bumbu masak dan bahan minuman yang dapat menghangatkan badan. Hal ini sangat cocok untuk orang-orang yang memang tinggal di daerah dingin.

Daerah yang menghasilkan rempah-rempah itu tidak lain adalah . Orang-orang menyebut daerah itu dengan nama Hindi. Bagaikan ‘memburu mutiara dari timur’, orang-orang Eropa berusaha datang ke untuk mendapatkan rempah-rempah.

Dalam konteks penemuan dunia baru itu kemudian tidak hanya Kepualauan Nusantara, tetapi juga daerah-daerah lain yang ditemukan orang-orang Eropa pada periode penjelajahan samudra, misalnya Amerika dan daerah-daerah lain di Asia.

sejarah umat manusia sejak lama mengglobal. Peristiwa sejarah di suatu tempat sangat mungkin terpengaruh atau menjadi dampak dari peristiwalain yang terjadi di tempat yang cukup jauh. Perkembangan ini sudah sangat nyata seiring dengan semakin ramainya perdagangan melalui ‘Jalur Sutera’.

Kehidupan global semakin berkembang dengan maraknya penjelajahan samudera orang-orang Eropa ke dunia Timur. Begitu juga peristiwa kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia, telah ikut meningkatkan kehidupan global.