Sementara Kepala BPBD Halmahera Selatan, Ichwan Iskandar Alam menyebut pihaknya belum mengetahui penyabab kerusakan plafon gedung yang terjadi diruang rapat paripurna.

“Belum tahu, gedung DPRD ini sudah lama mengalami retak akibat gempa yang terjadi secara berulang, terutama ada gempa 7,2 sr tahun lalu yang menyebabkan dinding bangunan retak”, ujar Ichwan.

Ichwan mengatakan pihaknya telah mengirimkan tim reaksi cepat (TRC) untuk melakukan identifikasi.

“Untuk kelayakan bangunan nanti ada tim khusus yang akan melakukan analisa. Nanti kita sampaikan”, tutupnya.

***

Nuki
Editor
Mimbar Timur
Publikasi