Mimbartimur.com – Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, secara resmi mengukuhkan Pengurus Kerukunan Sopir Lintas (KSL) Provinsi Maluku Utara periode 2026-2031. Prosesi pengukuhan yang berlangsung khidmat di Hotel Dragon, Ternate, Sabtu (20/6), menjadi momentum strategis dalam upaya penataan sektor transportasi darat di wilayah kepulauan tersebut.
Pengukuhan ini bersandarkan pada Surat Keputusan Nomor 002/SK-PD/KSL-MU/VI/2026 yang mengesahkan struktur utuh organisasi. Transformasi struktural ini mencakup jajaran Dewan Pembina, Dewan Penasihat, hingga Koordinator Wilayah (Korwil) dan Koordinator Lapangan (Korlap) di seluruh kabupaten/kota se-Maluku Utara.
Dalam arahannya, Sarbin Sehe menegaskan bahwa keberadaan KSL memiliki peran krusial dalam memperkuat konektivitas dan memperbaiki iklim transportasi di Maluku Utara. Mengingat karakteristik wilayah yang menantang, soliditas para pelaku jasa transportasi dinilai menjadi kunci utama penggerak urat nadi perekonomian daerah.
“Kami berharap dengan dilantiknya kepengurusan yang baru ini, KSL dapat menjadi motor penggerak dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong perkembangan sektor transportasi di Malut agar menjadi jauh lebih baik dan terorganisasi,” ujar Sarbin Sehe.
Lebih lanjut, Sarbin menekankan pentingnya membangun sinergi lintas sektor. Ia meminta KSL tidak berjalan sendiri, melainkan aktif membangun komunikasi yang sehat dengan organisasi induk maupun instansi dinas di bawah naungan pemerintah daerah selaku regulator.
“Saya berharap KSL dapat terus menjalin koordinasi yang erat dengan mitra strategis seperti Organda, serta bekerja sama secara maksimal dengan pemerintah melalui dinas terkait untuk menjaga kondusivitas dan mutu pelayanan transportasi di daerah kita,” tambahnya.
Sebagai salah satu target strategis ke depan, Wakil Gubernur Maluku Utara mengungkapkan komitmen pemerintah untuk memperjelas legalitas operasional para pengemudi. Pihaknya tengah mendorong agar kelak para sopir angkutan kota (angkot) lintas wilayah daratan Halmahera dapat mengantongi Surat Pengantar Usaha (SPU) secara mandiri demi kepastian hukum dan kenyamanan bekerja.
Sementara itu, Ketua KSL Maluku Utara terpilih, Slamet Dasim, menyatakan kesiapannya untuk membawa organisasi ke arah yang lebih modern dan profesional. Ia berkomitmen melanjutkan tongkat estafet perjuangan pengurus terdahulu seraya memperkuat posisi KSL sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan sistem transportasi yang aman, tertib, dan memenuhi standar keselamatan universal.
“Mari kita bergandeng tangan secara kolektif, menjaga solidaritas antar-sesama anggota di lapangan, dan selalu mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok,” tegas Slamet memotivasi anggotanya.
Acara pengukuhan ini turut disaksikan oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman, perwakilan unsur Forkopimda, pimpinan DPRD Kota Ternate, serta ratusan perwakilan pengemudi yang tergabung dalam KSL Provinsi Maluku Utara. ***
